bubur hanjeli

BUBUR HANJELI

Bandung – Kolak, makanan manis ini selalu identik dengan bulan Ramadhan. Rasanya yang manis berpadu dalam gurihnya santan sudah menjadi sajian utama untuk berbuka puasa.

Entah sejak kapan tradisi makan kolak saat buka puasa ini dimulai. Beragam jenis kolak pun bisa dipilih sebagai bentuk variasinya. Kolak pisang, kolak candil, kolak labu kuning, kolak ubi, dan lain-lain. Tak hanya bisa dinikmati satu persatu, mau dicampurkan pun tetap terasa nikmatnya.

Coba saja nikmati kolak campur di Warung Lotek Macan, Jalan Macan 19. Untuk ke sekian kalinya saya penasaran ingin mencicipi setiap menu di warung makan ini. Bisa diakses dari Jalan Buah Batu juga dari Jalan Sancang tempat ini memang selalu ramai.

Awalnya saya pikir karena namanya saja warung lotek, menunya hanya lotek. Tapi ternyata menu di tempat ini bervariasi, dari mulai deretan makanan berat, rujak, sampai kolak yang biasanya jadi makanan musiman saat bulan puasa.

Tapi tak perlu menunggu bulan puasa tiba, setiap hari anda bisa menikmati kolak di tempat ini. Kolak candil yang kental, kolak pisang, kolak sagu, bubur lemu, bubur hanjeli dan bubur ketan hitam. Semua menu ini bisa dicampur kecuali bubur ketan hitam.

Saya pun memesan kolak sagu, bubur lemu dan bubur hanjeli yang agak jarang ditemui. Kalau kelembutan dan hijaunya bubur lemu sudah terbayang. Tapi entah seperti apa bubur sagu dan bubur hanjeli.

Satu mangkuk kolak campur pun tak lama terhidang. Tenggelam di balik putihnya santan cair yang dituangkan di atasnya. Bedanya kolak di sini bisa dinikmati dingin dengan beberapa buah es batu di dalamnya.

Bubur lemu yang hijau dengan tekstur tepung yang padat tapi lembut menyembul. Kelembutan bubur lemu serasa tak asing lagi ketika mulut mencicipi dengan rasanya agak asin.

Bubur sagu berwarna coklat tua dicampurkan dengan ubi yang diiris kotak-kotak kecil. Tak lebih seperti campuran sagu dan kolak ubi. Rasanya manis dengan butiran-butiran lembut sagu.

Bubur hanjeli mungkin masih sangat asing di telinga apalagi di mulut. Berwarna kekuningan dengan bentuknya yang bulat-bulat kecil. Ketika dimakan ada sedikit kerenyahan dalam setiap suapan.

Campuran kolak ini memang nikmat. Apalagi ketika detik-detik menunggu terdengarnya bedug maghrib dengan satu mangkuk kolak campur yang terhidang di depan. Satu porsi kolak harganya Rp 6 ribu.

Tapi sebaiknya jika anda ingin menikmati setiap hidangan di tempat ini harus antre dari siang. Sebab pukul 14.00 WIB saja, makanan sudah habis. Tak hanya kolak yang diburu untuk tajil tapi juga menu makanan lainnya.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

Posted in Uncategorized | 1 Comment